1. Catalitic government, steering
rather than rowing (Pemerintahan Katalis, mengendalikan lebih baik daripada
mengayuh), contoh produksi tekstil, transportasi, pendidikan,
kesehatan;
2. Community-Owned Government: Empowering Rather Than
Serving (Pemerintah milik masyarakat: Memberdayakan lebih baik daripada
melayani), contoh: siskamling;
3. Competitive Government: Injective Competation Into
Service Delevary (Pemerintahan yg Kompetitif Menyuntikkan semangat
kompetisi dlm pelayanan kpd masyarakat), contoh tender pengangkutan
sampah;
4. Mission-Driven Government: Transforming Rule Driven
Organization (Pemerintah yg digerakkan oleh misi: mengubah organisasi yg
digerakkan oleh peraturan), contoh: memberi kebebasan kpd manajer utk
menemukan cara terbaik mewujudkan misi, dalam batas-batas legal;
5. Result Oriented Government: Funding Outcomes, Not Inputs
(Pemerintahan yg berorientasi pd hasil: membiayai hasil bukan
sumber-sumber yg diperoleh;
6. Costumer-Driven Government: Meeting the needs of the
costumer, not be Bureaucracy (Pemerintah yg berorientasi kpd pelanggan,
memenuhi kebutuhan pelanggan, bukan birokrasi);
7. Enterprising Government: Earning rather than Spanding
(Pemerintah wirausaha: menghasilkan pendapatan, bukan pembelanjaan);
8. Anticipatory Government: Prevention Rather than Cure
(Pemerintah antisipatif: mencegah lebih baik daripada mengobati);
9. Decentralized Government: From Hierarchy to
Participation and Teamwork (Pemerintah yg didesentralisasikan: dari
hierarki ke partisipasi dan tim kerja);
10. Market Oriented Government: Leveraging Change Through the
Market (Pemerintahan yg berorientasi pasar: mencapai perubahan melalui
mekanisme pasar).
Ka tolomg jelasin lebih detai mengenai steering rather than rowing. Makasih
BalasHapusKa tolomg jelasin lebih detai mengenai steering rather than rowing. Makasih
BalasHapus